Sikap Pasca Putus Yang Justru Menyakitinya

Ketika Kamu memutuskan kekerabatan dengan Seseorang Sikap Pasca Putus Yang Justru MenyakitinyaKetika Kamu memutuskan kekerabatan dengan Seseorang, kadang Kamu merasa berdosa alasannya menganggap sudah menyakiti hati Dia. Ada niat baik untuk membuatnya kembali semangat dalam menjalani hidup ketika Kamu melihatnya seolah terpuruk. Atau bahkan, itu hanya alasannya didasari oleh hasrat langsung Kamu yang tidak dapat melepas sepenuhnya Dia.

Karena semua itu pada karenanya Kamu merasa perlu untuk melaksanakan tindakan atas dasar rasa tidak tega atau dapat juga alasannya hasrat langsung kau yang tidak dapat melepas Dia begitu saja. Sudah disusun dengan judul perilaku pasca putus yang justru menyakitinya.

Pertama yakni dengan masih memberinya perhatian. Niat Kamu baik, tapi dengan terlalu sering memperlihatkan perhatian pada Dia, justru akan menciptakan Dia jadi susah move on. Dia memang menikmati hal itu tapi di lain sisi Dia akan mencicipi sakit secara perlahan. Dia akan sulit melupakan kenangan yang sudah Kalian lalui. Akan lebih baik kalau Kamu benar-benar putus komunikasi dengan Dia. Bertemanlah kalau memang Dia sudah tidak ada rasa atau setidaknya sungkan kalau memperlihatkan perasaan terhadap Kamu yang masih dirasakan.

Jangan biarkan Dia kemudian berharap adanya rasa gres yang pernah ada sebelumnya. Jangan hingga juga Kamu menciptakan Dia merasa masih kau sayangi. Jangan hingga Dia kemudian mempunyai keinginan untuk kembali bersama Kamu, minimal masih mengharapkan perasaan sayang dari Kamu.

Dan juga, jangan pernah membayangi kehidupan Dia untuk kedepan. Jika Kamu memang berharap Dia pergi dari hidup Kamu, biarkan Dia pergi dengan rasa sakit. Jangan takut di benci dan juga jangan merasa risih dengan dongeng cinta Dia yang baru.

Jika memang Kamu sayang, berjuanglah dan tidak perlu pergi dari hidupnya. Jika sudah tidak sayang, biarkan Dia pergi sepenuhnya. Kamu harus benar-benar dapat membuatnya pergi tanpa Kamu harus merasa takut di benci. Biarkan Dia membenci Kamu, biarkan Dia lepas dan menemukan kebahagiaan baru.

Jangan hanya alasannya perasaan berdosa, Kamu seolah menggantungkan perasaan kepadanya. Kamu dapat memutuskan kekerabatan dengan Dia, maka Kamu juga harus dapat dan siap kehilangan perasaan sayang dari Dia.

Ini yakni hal umum, kebanyakan Orang ketika memutuskan hubungan, menghindari rasa benci dari Orang yang diputuskan, takut rasa sayang tersebut hilang, bahkan ada juga yang merasa cemburu kalau Orang yang diputuskan mendapat kebahagiaan baru.

Intinya, Jika Kamu memutuskan hubungan, harus tegas, jangan takut dibenci, jangan ganggu program move on Dia, dan tentu saja relakan Dia senang bersama yang lain.

Comments

Popular posts from this blog

5 Kelebihan Perempuan Yang Jarang Dimiliki Pria

4 Tanda Pacar Sedang Menjaga Perasaan Orang Lain

12 Tanda Pemuda Naksir Tapi Ingin Kau Yang Mengejar